Thursday, November 28, 2024

Kenanga ataukah melati

Dikala riuh suasana canda tawa perlahan hilang tanpa sadar
Remang cahaya lampu itupun kian  larut tanpa kabar.

Tergugah aroma wangi yang semakin menebar
disekitar tempat ini pernah kita bersandar

Melati ataukah Kenanga?
Aroma khas yang terasa tampak samar, kerap membawa hal yang dianggap tak wajar.

Lagi dan lagi, kita tak terlalu menghiraukan.
Mungkin karena aromanya tergerus oleh wangi disetiap hembus nafasmu, Mungkin dinginnya telah terselimuti hangat genggaman erat tanganmu.

Pojok kampus ini yang tampak sepi, hilang sunyi seakan mati.
Bagaikan hati yang tak pernah bertepi.
biarlah ku pergi dengan sejuta mimpi.

By Cep_yana


Labels:

Sunday, January 30, 2022

Cerita cinta yang tak berujung (endless love story) - Bag 1

 Putar dulu music nya ya ☝


Cerita cinta yang tak berujung...

Mungkin kalimat itu yang pas untuk mewakili perjalanan kisah itu. 

Kisah yang panjang, yang penuh dengan kebahagiaan, pilu, kebodohan, kesalahpahaman, kedamaian dan semua kata yang dapat mewakili perasaan dua insan yang entah ditakdirkan untuk bersama atau hanya menjadi bagian cerita kecil dari skenario besar sang pencipta bagi kehidupan ini. 

Ini adalah tentang mereka,

12 tahun yang lampau... 

Jakarta 2009- hari itu seperti hari-hari biasanya, wajah kota jakarta dipenuhi kebisingan oleh suara kendaraan yang berlalu lalang disetiap jalanan kota tersibuk di negeri ini. 

Langit jakarta tampak cerah dibarengi hawa panas dari terik matahari maupun asap karbon berbagai kendaraan yang memang sudah tidak asing lagi bagi orang-orang disana. 

Pagi itu tampak seorang remaja menyusuri gang setapak di pemukiman kumuh kota itu, tempat tinggalnya memang tidak terlalu jauh dari pasar sehingga dia harus melewati pasar itu setiap kali keluar atau beraktifitas lainnya. 

Aroma khas pasar sudah seperti aroma wanita impiannya, walaupun sangat menusuk baunya namun itu tidak dirasakan nya. Diibaratkan cinta yang mampu melumpuhkan tiap-tiap panca indra nya termasuk indra penciuman nya. 

Dia terus menyusuri dan memasuki setiap jalanan sempit di pasar itu, sepintas terdengar riuh suara ibu-ibu setengah memaksa sedang menawar harga belanjaan, dan disisi lain terdengar hirupikuk suara ayam maupun lainnya yang menjadi ciri khas suasana pasar. 

Halte bis adalah tujuan pertamanya dari 12 tahun perjalanan panjang, setidaknya hingga detik ini dia berada di 30 Januari 2022.


Bersambung... 

Labels: , , , ,

Wednesday, July 14, 2021

CARA MEMBUAT JURNAL PENJUALAN ASET TETAP

Aktiva tetap atau fixed Assets merupakan bagian dari harta berwujud suatu entitas yang masa manfaatnya ditaksir lebih dari 1 tahun. Menurut PSAK 16 Aset tetap disusutkan (didepresiasi) mulai dari ketika aset tersebut digunakan, sedangkan nilai perolehan diakui berdasarkan komposisi semua biaya yang dikeluarkan dalam rangka pengadaan aset tersebut merupakan harga perolehan, kecuali PPN atas pembelian aset tersebut.

Mengapa PPN tidak menambah harga perolehan?
Karena ketika mencatat jurnal pembelian PPN tersebut harus dicatat terpisah, contoh : dibeli mesin 500.000.000,- maka jurnal pembelian tersebut sebagai berikut :

Aset tetap Mesin (D) Rp 500.000.00,-
PPN dibayar dimuka (D) (PPN Masukan) Rp 55.000.000,- (PPN 11%)
Kas/Bank/Hutang (K) Rp 555.000.000,-

Mengapa demikian, sebagai pihak pembeli tentu PPN tersebut tidak ingin menguap begitu saja (dibiayakan sebagai penambah harga perolehan), melainkan pasti ingin PPN tersebut bisa bermanfaat bagi perusahaan, makanya dicatat terpisah sebagai PPN dibayar dimuka agar diakhir tahun bisa mengurangi PPN Keluaran (Hutang PPN).

Kemudian, Aset tetap tersebut harus didepresiasi setiap bulan agar nilai buku nya mencerminkan keadaan sebenarnya, untuk cara membuat perhitungan penyusutan/depresiasi aset tetap saya telah membuat catatan dan video lain pada laman ini atau pada channel youtube saya.

Setelah pada video sebelumnya membahas bagaimana cara membuat jurnal pembelian aset tetap, pada video dibawah ini kita akan belajar cara bagaimana membuat jurnal penjualan aset tetap



Saturday, June 12, 2021

Cara membuat jurnal pembelian aset tetap dengan cash/Kas dan kredit

Aset tetap adalah aset berwujud yang dimiliki untuk digunakan dalam produksi/penyediaan barang/jasa untuk direntalkan kepada pihak lain, atau untuk tujuan administratif dan dharapkan digunakan selama lebih dari satu periode.

Ciri-ciri aset tetap yaitu digunakan untuk keperluan operasional, masa manfaat lebih dari 1 tahun dan tidak untuk diperjual/belikan.

Bagaimana pengakuan aset tetap? Pengakuan aset tetap diatur dalam PSAK NO 16 (2011) paragraf 7 menyatakan bahwa biaya perolehan aset tetap harus diakui sebagai aset jika dan hanya jika kemungkinan besar entitas akan memperoleh manfaat ekonomi dimasa yang akan datang dan biaya perolehan dapat diukur secara handal. Secara sederhana nya pengukuran harga perolehan aset tetap yaitu semua biaya yang dikeluarkan dalam rangka memperoleh aset tersebut. 

Aset tetap harus disusutkan/didepresiasi setiap bulan agar nilai nya update jika dibutuhkan laporan keuangan sebelum akhir periode akuntansi. 

Penyusutan atau depresiasi itu sendiri adalah alokasi pengurangan nilai manfaat menjadi beban yang sistematis, sesuai dengan ketentuan yang berlaku, seperti yang diatur oleh PSAK NO 17 tentang penyusutan aset tetap. 

Berikut adalah cara membuat jurnal akuntansi pembelian aset tetap dengan Kas dan Kredit. Selanjutnya akan kita bahas cara membuat jurnal ketika penjualan aset tetap, karena saat penjualan, aset tersebut sudah ada akumulasi dan nilai buku, jadi laba/rugi penjualan aset tetap.

Link download tabel penyusutan aktiva tetap :
setelah dibuka KLIK tanda titik tiga dipojok kanan atas, terus KLIK tanda download (tanda panah turun) DOWNLOAD DISINI

Tuesday, November 24, 2020

CARA MEMBUAT NERACA LAJUR/WORKSHEET TaVi Sport

NERACA LAJUR adalah suatu lembaran kertas berlajur atau berkolom yang digunakan dalam kegiatan akuntansi secara manual, neraca lajur biasa disebut juga dengan worksheet. Neraca lajur terdiri dari 11 kolom termasuk untuk nama akun, Jika teman-teman menggunakan COA (Chart of Account) ditambah lagi NO (Nomor) maka total kolom menjadi ada 13 kolom, seperti foto tabel neraca lajur dibawah ini terdiri dari 12 kolom.

Kolom pertama : COA (Chart of Account) atau kode akun, dibuat agar memudahkan dalam proses pencatatan/pembuatan jurnal umum. Contoh sederhananya, pada perusahaan terdiri dari puluhan bahkan ratusan akun, dari banyaknya akun tersebut tentu pencatatan menjadi terkendala dan berpotensi mengulang akun yang sama, untuk membedakannya menggunakan COA, dan masih banyak lagi kemudahan dalam proses penyusunan laporan keuangan.

Kolom ke-2: Adalah nama setiap akun dari mulai Kas dan setara kas hingga Beban lain-lain. Jika teman-teman menggunakan sistem akuntansi atau excel yang sudah diprogram bahwa kolom (2) akun harus mengikuti kolom COA, maka saat kita input COA akan otomatis kolom nama akun akan terisi sesuai yang telah kita atur sebelumnya.

Kolom ke-3 & 4 : Adalah Neraca saldo percobaan/Trial balance sebelum dibuat jurnal penyesuaian. Artinya teman-teman copy paste setiap saldo akun yang ada pada Buku besar (General ledger) sesuai posisi saldo normal nya ; jika akun golongan aset, biaya dan beban input pada sisi debet (kolom 3) dan untuk akun hutang serta modal input pada sisi kredit hingga hasil akhir diketahui 0 jika di =sum( dari akun yang paling pertama sampai akun yang paling bawah. Kolom ke 5 & 6 : Adalah kolom untuk input jurnal penyesuaian. Setelah kita membuat jurnal penyesuaian/adjusting entries, nilai nya itu di-input pada kolom bagian ini.

Kolom ke 7 & 8 : Adalah kolom neraca saldo setelah penyesuaian, cara mengisinya yaitu dengan menjumlahkan saldo pada kolom Neraca saldo dengan saldo pada kolom jurnal penyesuaian/Adjusting Entries (dijumlahkan sesuai posisi debet kreditnya ya)

Kolom ke 9 & 10 : Adalah Laba/rugi. Cara isi kolom ini yaitu dengan mengetahui account yang terdapat pada laporan laba/rugi, yaitu hanya (Pendapatan - Biaya dan Beban).
Kolom ke 11 & 12 : Adalah neraca saldo akhir. Account yang ada pada kolom terakhir ini adalah real account, real Account adalah account yang tidak ditutup pada akhir periode akuntansi atau account yang saldonya berlanjut ke periode berikut nya. Seperti prinsip dasar akuntansi (Assets = Liabilities + Equity).

Untuk lebih jelasnya, temen-temen bisa lansung praktik dengan mengikuti video dibawah ini. DITANYA : Berdasarkan data Neraca Saldo “TaVi Sport” per 31 Desember 2008 & Soal AJP tersebut pada pertemuan 9, maka buatlah NERACA LAJUR “TaVi Sport” per 31 Desember 2008.
Jika video tidak bisa diputar disini, KLIK link ini ya https://youtu.be/EoM1AysePsE


Labels: , , , ,

Wednesday, October 28, 2020

CARA MENGHITUNG PPH21 (MEMILIKI NPWP DAN TIDAK MEMILIKI NPWP)

Hallo temen-temen, ini adalah latihan soal untuk perhitungan PPH 21 dengan NPWP dan jika tidak memiliki NPWP, untuk penjelasannya kalian bisa lihat video dibawah ini.
Pras merupakan pegawai tetap dari suatu perusahaan yang bergerak dibidang peternakan. Ia sudah menikah dan memiliki 2 orang anak, dalam 1 bulan ia mendapatkan gaji sebesar Rp 15.000.000, perusahaan tempat Pras bekerja mengikuti JAMSOSTEK, premi jaminan kecelakaan kerja, dan premi jaminan kematian yang dibayarkan oleh perusahaan dengan jumlah masing-masing 0,80% dan 0,50% dari gaji. Perusahaan juga menanggung iuran Jaminan Hari Tua setiap bulan sebesar 4,70% (dari gaji, sedangkan Pras membayar iuran Jaminan Hari Tua sebesar 3% dari gaji setiap bulan). Disamping itu perusahaan juga mengikuti program pensiun untuk pegawainya. Perusahaan membayar pensiun untuk Pras ke dana pensiun yang pendiriannya telah disahkan oleh menteri keuangan, setiap bulan sebesar Rp 150.000, sedangkan Pras membayar iuran pensiun sebesar Rp 75.000. Hitunglah PPH Pasal 21 terhutang yang harus dibayar Pras jika ia mempunyai NPWP dan jika ia tidak mempunyai NPWP? Jika video tidak dapat diputar disini teman-teman bisa : [KLIK]

Labels: , , , , ,

Sunday, October 4, 2020

LAPORAN PERUBAHAN MODAL / STATEMENT OF CHANGE IN EQUITY

Hallo temen-temen ini adalah cara membuat laporan perubahan modal. Masih di soal yang sama tentang Salon Gembira Ria yang dimiliki oleh Ambarwati.
Alahkan baiknya sebelum praktik bagaimana menyusun laporan perubahan modal, kita pahami dulu teorinya.
Laporan perubahan modal tentu adalah laporan yang berisi perubahan modal suatu entitas untuk periode tertentu, pada umum nya periode akuntansi di 31 Des. Ada pun komponen dari perubahan modal tersebut atawa yang dalam istilah accounting biasa disebut statement change in equity yaitu meliputi :

1. Modal dasar perusahaaan

Modal awal disetor bisa kita lahan di akta pendirian perusahaan

2. Penambahan modal

Penambahan modal banyak caranya, mari kita bahas modal dasar yang tertera pada akta pendirian perusahaan.
Menurut UU No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas "Modal dasar untuk Perseroan Terbatas (PT) adalah minimal 50 juta atau 25% dari modal dasar yang ditempatkan dan disetor.
Penjelasannya, jika anda mendirikan suatu PT modal dasar yang dicatat pada akta pendirian adalah senilai minimal Rp 50 juta dan disetor 25% nya, sederhananya jika anda mendirikan PT tidak harus ada Cash sebesar 50 juta tetapi cukup dengan 25% nya yaitu senilai 25 juta untuk disetor dan ditempatkan. Lalu bagaimana dengan sisanya? untuk sisa nya sebesar 25% lagi itu antisipasi jika anda ingin menambah modal maka tidak perlu lagi membuat akta perubahan. Penambahan modal ini sumber nya bisa macam-macam, bisa dari pemegang saham yang saat ini atau bisa dari pinjaman. Penambahan modal dilakukan dengan 2 cara :
  • Peneribitan saham yang dibeli oleh pemegang saham yang sudah ada atau investor baru, sehingga menambah proporsi kepemilikan.
  • Pinjaman Bank (tidak akan menambah kepemilikan oleh Bank) tetapi menambah hutang perusahaan pada bank kecuali pada saatnya nanti hutang tersebut sepakat untuk dikonversi menjadi saham.
3. Retained Earning/Laba ditahan (Laba yang tidak dibagikan pada pemilik) 
Retained Earning untuk selanjutkan disebut RE. RE adalah laba akumulasi dari awal PT didirikan hingga saat ini. Jika anda sekarang sedang melihat laporan laba rugi (income statement) untuk tahun yang berakhir 31 Desember  2020 kemudian bagian paling bawah dapat dilihat "Laba setelah pajak/Laba bersih" sebesar Rp 500 juta, itu artinya laba sebesar tersebut akan menjadi penambah modal dan masuk ke RE.

Untuk selanjutnya komponen terakhir yang terdapat pada laporan perubahan modal (statement change in equity) yaitu dividen (jika ada dividen).

4. Dividen
Dividen adalah kebalikan nya dari RE, Jika RE adalah laba ditahan atau tidak dibagikan pada pemilik sedangkan dividen adalah laba yang dibagikan pada pemilik. Contohnya seperti ilustrasi yang sudah saya jelaskan pada nomor 3 yaitu ada laba Rp 500 juta dalam 1 tahun periode akuntansi. Kemudian berdasarkan RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) disetujui untuk tahun yang berakhir ini akan ada dividen sebesar 10%. Artinya dari laba sebesar tersebut yang diperoleh dari 1 tahun operasional perusahaan, 10% nya akan dibagikan kepada pemilik, 10% dari 500 juta adalah 50 juta. Maka pada laporan perubahan modal sebesar 50 juta tersebut kita catat sebagai dividen sebagai pengurang modal.

Ok teman-teman sekilas itu mengenai laporan perubahan modal (Statement Change in Equity) untuk lebih jelasnya mari kita praktikan dengan ikuti tutorial pengerjaan kasus pada link video dibawah ini :
kalian juga bisa ikuti step by step penyusunan laporan keuangan dari awal bisa lihat di link dibawah ini :
persamaan dasar akuntansi, ini link nya ya : https://youtu.be/YjEgfADSrqM ini tahap membuat Laporan Laba rugi : https://youtu.be/Bm429SCzEhQ ini tahap membuat Neraca : https://youtu.be/N3yi-pzu8hg