NERACA LAJUR adalah suatu lembaran kertas berlajur atau berkolom yang digunakan dalam kegiatan akuntansi secara manual, neraca lajur biasa disebut juga dengan worksheet. Neraca lajur terdiri dari 11 kolom termasuk untuk nama akun, Jika teman-teman menggunakan COA (Chart of Account) ditambah lagi NO (Nomor) maka total kolom menjadi ada 13 kolom, seperti foto tabel neraca lajur dibawah ini terdiri dari 12 kolom.
Kolom pertama : COA (Chart of Account) atau kode akun, dibuat agar memudahkan dalam proses pencatatan/pembuatan jurnal umum. Contoh sederhananya, pada perusahaan terdiri dari puluhan bahkan ratusan akun, dari banyaknya akun tersebut tentu pencatatan menjadi terkendala dan berpotensi mengulang akun yang sama, untuk membedakannya menggunakan COA, dan masih banyak lagi kemudahan dalam proses penyusunan laporan keuangan.
Kolom ke-2: Adalah nama setiap akun dari mulai Kas dan setara kas hingga Beban lain-lain. Jika teman-teman menggunakan sistem akuntansi atau excel yang sudah diprogram bahwa kolom (2) akun harus mengikuti kolom COA, maka saat kita input COA akan otomatis kolom nama akun akan terisi sesuai yang telah kita atur sebelumnya.
Kolom ke-3 & 4 : Adalah Neraca saldo percobaan/Trial balance sebelum dibuat jurnal penyesuaian. Artinya teman-teman copy paste setiap saldo akun yang ada pada Buku besar (General ledger) sesuai posisi saldo normal nya ; jika akun golongan aset, biaya dan beban input pada sisi debet (kolom 3) dan untuk akun hutang serta modal input pada sisi kredit hingga hasil akhir diketahui 0 jika di =sum( dari akun yang paling pertama sampai akun yang paling bawah.
Kolom ke 5 & 6 : Adalah kolom untuk input jurnal penyesuaian. Setelah kita membuat jurnal penyesuaian/adjusting entries, nilai nya itu di-input pada kolom bagian ini.
Kolom ke 7 & 8 : Adalah kolom neraca saldo setelah penyesuaian, cara mengisinya yaitu dengan menjumlahkan saldo pada kolom Neraca saldo dengan saldo pada kolom jurnal penyesuaian/Adjusting Entries(dijumlahkan sesuai posisi debet kreditnya ya)
Kolom ke 9 & 10 : Adalah Laba/rugi. Cara isi kolom ini yaitu dengan mengetahui account yang terdapat pada laporan laba/rugi, yaitu hanya (Pendapatan - Biaya dan Beban).
Kolom ke 11 & 12 : Adalah neraca saldo akhir. Account yang ada pada kolom terakhir ini adalah realaccount, realAccount adalah account yang tidak ditutup pada akhir periode akuntansi atau account yang saldonya berlanjut ke periode berikut nya. Seperti prinsip dasar akuntansi (Assets = Liabilities + Equity).
Untuk lebih jelasnya, temen-temen bisa lansung praktik dengan mengikuti video dibawah ini.
DITANYA :
Berdasarkan data Neraca Saldo “TaVi Sport” per 31 Desember 2008 & Soal AJP tersebut pada pertemuan 9, maka buatlah NERACA LAJUR “TaVi Sport” per 31 Desember 2008.
CARA MENGHITUNG PPH21 (MEMILIKI NPWP DAN TIDAK MEMILIKI NPWP)
Hallo temen-temen, ini adalah latihan soal untuk perhitungan PPH 21 dengan NPWP dan jika tidak memiliki NPWP, untuk penjelasannya kalian bisa lihat video dibawah ini.
Pras merupakan pegawai tetap dari suatu perusahaan yang bergerak dibidang peternakan. Ia sudah menikah dan memiliki 2 orang anak, dalam 1 bulan ia mendapatkan gaji sebesar Rp 15.000.000, perusahaan tempat Pras bekerja mengikuti JAMSOSTEK, premi jaminan kecelakaan kerja, dan premi jaminan kematian yang dibayarkan oleh perusahaan dengan jumlah masing-masing 0,80% dan 0,50% dari gaji. Perusahaan juga menanggung iuran Jaminan Hari Tua setiap bulan sebesar 4,70% (dari gaji, sedangkan Pras membayar iuran Jaminan Hari Tua sebesar 3% dari gaji setiap bulan). Disamping itu perusahaan juga mengikuti program pensiun untuk pegawainya. Perusahaan membayar pensiun untuk Pras ke dana pensiun yang pendiriannya telah disahkan oleh menteri keuangan, setiap bulan sebesar Rp 150.000, sedangkan Pras membayar iuran pensiun sebesar Rp 75.000.
Hitunglah PPH Pasal 21 terhutang yang harus dibayar Pras jika ia mempunyai NPWP dan jika ia tidak mempunyai NPWP?
Jika video tidak dapat diputar disini teman-teman bisa : [KLIK]
1 Maret 2018 : Ambar wati memulai usaha salon dengan nama Salon Gembira Ria. Untuk itu Ambar Wati menyisihkan uang pribadinya sejumlah Rp 200.000.000 untuk modal usaha Salon.
2 Maret 2018 : Dibeli dengan kredit dari toko Sinar Dunia :
Peralatan salon Rp 50.000.000
Perlengkapan salon Rp 10.000.000
3 Maret 2018 : Difakturkan untuk ditagih pekerjaan jasa salon pada grup musik sempurna sejumlah Rp 25.000.000
5 Maret 2018 : Dibayar sewa ruangan untuk salon per kas sebesar Rp 15.000.000
10 Maret 2018 : Diterima per Kas pendapatan jasa salon sebesar Rp 12.000.000 dari langganan yang dibayar tunai
11 Maret 2018 : Dibayar gaji karyawan per kas sebesar Rp 5.800.000
15 Maret 2018 : Dibayar per kas hutang pada Toko Sinar Dunia Rp 55.000.000
18 Maret 2018 : Diterima per kas tagihan dari grup musik sempurna sebesar Rp 19.000.000
19 Maret 2018 : Dibayar per kas biaya aie, listrik dan telepon sebesar Rp 12.000.000
20 Maret 2018 : Difakturkan untuk ditagih pendapatan salon pada grup musik sempurna sebesar Rp 30.000.000
22 Maret 2018 : Dibeli tambahan peralatan kantor seharga Rp 20.000.000 secara kredit daro Toko Sinar Dunia
25 Maret 2018 : Ambar Wati mengambil uang tunai untuk pribadi sebesar Rp 6.000.000
26 Maret 2018 : Diterima tunai hasil pendapatan jasa dari langganan Rp 18.500.000
28 Maret 2018 : Dibayar per kas biaya iklan pada Harian Media Indonesia sebesar Rp 480.000
31 Maret 2018 : Diterima per kas pendapatan jasa salon dari langganan tunai sebesar Rp 13.000.000
31 Maret 2018 : Perlengkapan tersisa Rp 4.000.000
5 April 2018 : Sewa dibayar dimuka telah habis masa manfaatnya.
Perintahnya : Catatlah transaksi tersebut ke dalam persamaan dasar akuntansi.
Pembahasannya temen-temen bisa ikuti pada video dibawah ini atau pada link : https://www.youtube.com/watch?v=YjEgfADSrqM
Jurnal umum transaksi dan jurnal penyesuaian Akuntansi kelas 11 SMK
Beberapa hari yang lalu saya dapat soal dari grup komunitas akuntansi yang di-posting oleh adik SMK. Instruksinya diminta membuat jurnal umum dan jurnal penyesuaian. Langsung saja saya membuat pembahasan untuk soal tersebut.
Cara membuat jurnal umum, temen-temen harus memahami persamaan dasar akuntansi yaitu :
ASSETS = LIABILITIES + EQUITY
(Aktiva = Hutang + Modal)
Dari ke-3 point diatas itu untuk sisi ASSETS jika bertambah catat pada posisi DEBET, sedangkan untuk posisi LIABILITIES dan EQUITY jika bertambah catat pada sisi KREDIT.
Dari ke-3 point diatas jugaterdapat account-account komponennya atau yang biasa disebut klasifikaasi akun, seperti :
Aktiva : - Kas dan Bank (Cash and Bank)
- Piutang (Account Receivable) - Perlengkapan (Supplies) - Equipment (Peralatan) - Semua yang dibayar dimuka (Rent expenses/Prepaid Expenses) - Deposito
- Semua yang dianggap sebagai harta kita/perusahaan - tambahkan jika masih ada
Hutang : - Hutang (Account Payable)
- Pendapatan diterima dimuka (Unearned Revenue) - Beban yang masih harus dibayar (Accrued Expenses) - tambahkan jika masih ada
Modal : - Saham biasa (Share Capital Ordinary)
- Saham Premium (Share Capital Preference) - tambahkan jika masih ada
Setelah memahami persamaan dasar akuntansi berikut posisi debet-kredit saldo normalnya atau yang biasa disebut rumusnya. Maka cukup untuk kita membuat jurnal umum berdasarkan transaksi yang terjadi.
Kemuadian untuk jurnal penyeseuaian. Perlu temen-temen ketahui tujuannya dibuat jurnal penyesuaian adalah untuk menyesuaikan saldo-saldo akun yang harus disesuaikan, artinya menyesuaikan saldo tersebut sesuai dengan faktanya atau catatan dibuku besar disesuaikan dengan nilai yang sebenarnya pada tiap akhir bulan.
Akun-akun yang perlu disesuaikan itu umumnya :
1. Beban yang masih harus dibayar 2. persediaan 3. perlengkapan
4. peralatan
5. aset tetap 6. beban dibayar dimuka 7. tambahkan jika masih ada
ini soal yang akan kita bahas transaksi awal seperti ini :
1 Oktober : Wulandari menanamkan uangnya sebesar Rp80.000.000,00 ke Salon 2 Oktober Dibayar sewa Kantor selama 1 tahun dibayar sebesar Rp12.000.000,00
Selanjutnya kalian bisa ikuti pembahasan selengkapnya dengan KLIK link berikut : https://bit.ly/2CtFAg3